| Habti tracker sederhana |
Hari ini aku mau berbagi sesuatu yang agak personal dan di luar materi kuliah UT biasanya. Yap, di atas adalah foto habit tracker manual yang aku bikin di buku tulis untuk bulan Mei ini. Isinya adalah daftar target harian yang pengen aku rutinkan, mulai dari urusan sholat wajib awal waktu, dzikir, olahraga, belajar, sampai membatasi diri dari scroll sosial media.
Ini contoh ya kalian bisa tiru!
Banyak orang bikin habit tracker digital di HP, tapi entah kenapa buatku coretan pena di atas kertas itu punya kepuasan tersendiri. Ada rasa puas waktu bisa ngasih tanda titik hitam kecil setelah berhasil menyelesaikan satu target di hari itu.
Tapi, kalau kalian perhatikan foto di atas... ya, kelihatan jelas kan? Masih banyak kotak-kotak yang kosong melompong alias bolong-bolong! Khususnya di tanggal-tanggal awal bulan yang terlewat, dan baru mulai konsisten terisi di pertengahan bulan ini. Sholat subuh kadang masih perjuangan, target workout atau deep work juga belum konsisten setiap hari terisi.
Terus, apakah aku kecewa atau pengen menyerah?
Jawabannya.....Nggak atau iya
Prinsipku simpel aja, aku bikin ini buat melatih kedisiplinan diri, bukan buat jadi robot yang sempurna. Hidup kita kan dinamis, kadang ada hari di mana badan capek banget setelah seharian kerja sambil mikirin tugas kuliah, atau ada hal mendesak lainnya yang bikin target harian lewat begitu aja. Kalau ada hari yang bolong, ya udah gapapa, biarin aja berlalu. Gak usah terlalu dibawa stres atau malah bikin kita langsung berhenti total. Yang paling penting adalah besoknya kita ingat buat berusaha kembali ke jalur yang benar dan mulai ngisi titik hitam itu lagi.
Kenapa sih kita penting buat punya Habit Tracker kayak gini?
Nah, lewat tulisan ini, aku sebenarnya pengen mengajak kalian semua buat ikutan bikin habit tracker juga, mau itu di buku tulis atau di HP. komputer, Kenapa ini penting?
Berdasarkan pengalamanku sendiri, fungsi utama alat ini bukan buat pamer kotak yang terisi penuh, tapi sebagai cermin jujur buat diri kita sendiri. Tanpa adanya catatan kayak gini, kita sering merasa "Ah, kayaknya aku udah rajin belajar kok minggu ini," padahal kenyataannya belum tentu. Dengan melihat kotak-kotak ini, kita jadi tahu bagian mana yang emang perlu kita perbaiki tanpa bisa membohongi diri sendiri. Ini cara paling konkret buat membangun kedisiplinan secara bertahap.
Yuk, tunggu apa lagi? Ambil kertas kosong atau buka aplikasi notes di HP kalian sekarang, tulis 3 sampai 5 kebiasaan baik yang pengen kalian bangun, dan mulai tracking dari hari ini. Gak perlu takut kalau nanti ada yang bolong, yang penting kita ada usaha buat jadi lebih baik dari hari kemarin.
Gimana, ada yang mau barengan mulai bikin habit tracker sama aku? Atau mungkin ada yang udah punya kebiasaan unik sendiri dalam menjaga kedisiplinan harian? Yuk, kita saling menyemangati dan berbagi cerita di kolom komentar di bawah!
Edit:
Menambahkan hari dibagian atas untuk lebih bisa memantau tracker, cheers!
pertama
BalasHapusIzin tiru kak
BalasHapusNice
Hapus