Dalam keheningan malam,kita baru sadar: setiap napas adalah kenangan,setiap pandang adalah perpisahan kecilyang diukir halus oleh tangan waktu.

Waktu berlari tanpa suara,
menyusuri celah hari yang perlahan pudar.
Kemarin masih hangat dalam genggaman,
kini hanya bayang samar di balik senja.

Detik-detik menetes bagai embun di ujung daun,
jatuh—dan hilang, tak bisa dipungut kembali.
Kita mencoba menahan, namun waktu tak menunggu,
ia melangkah ringan, membawa masa yang dulu.

Dalam keheningan malam,
kita baru sadar: setiap napas adalah kenangan,
setiap pandang adalah perpisahan kecil
yang diukir halus oleh tangan waktu.

Maka nikmatilah sekejap yang tersisa,
sebelum detik kembali berlari,
meninggalkan kita di antara kenangan—
dan harapan yang belum sempat dijemput.

Komen aja dulu siapa tau akrab! Kebijakan Komentar